Tak Tergantikan

Walau roda terus berjalan
Walau pagi menjadi petang
Walau hujan telah tak berbekas
Dirimu tak bisa tergantikan

Secercah cahaya menyinari di ujung sana
Cahaya yang dulu terang benderang
Sebenderang mentari di pagi hari
Hari ini meredup ditelan waktu

Walau telah redup
Cahaya itu tetap hangat di hati
Hati seorang yang pernah kau sayangi
Sayang dengan belaian yang tulus

Mata tua kini berbalut kerut
Langkah tegap telah rapuh
Tak seperti berpuluh tahun lalu
Tapi kasih mu tak pernah pudar

Walau mawar merah telah berguguran
Hanya bakti yang bisa ku berikan
Tak bisa ku balas semuanya
Karena kasihmu begitu nyata tak akan tergantikan wahai ibunda