Tag: renungan

Kenangan

Mungkin tak begitu berharga kata kenangan Tapi kata ini tak akan hilang dari fikir dan hati Tapi kata ini tak hanyut oleh waktu Kenangan dirimu dihati Kenangan dirimu diangan Kenangan dirimu ada padaku Setetes air mata tak berarti sedih Setetes air mata itu karena syukur Setetes air mata untuk kenangan Dalam keheningan ku dalam kenangan …

Continue reading

Secarik Kertas

Putih bersih dirimu waktu itu Ku nodai dengan tinta-tinta Ku tuliskan beberapa kata di lembarmu Tertulis jelas sekali hingga tak dapat ku hapus lagi Secarik kertas putih Kini kamu sudah tak seputih dulu Kini banyak tulisan di lembaran mu Waktu terus berjalan Tulisan itu masih disana Tapi kini sudah tak terbaca lagi Tulisan tinggal tulisan …

Continue reading

Berputar

Lingkaran adakah tau titik awalnya Ntah berantah tak ku tau titik awalnya Ataupun ku tak tau mana akhirnya Ya hanya melingkar adanya Putar ku putar pena Melingkar seolah tak ada hentinya Berlari pada secarik kertas Berimajinasi di alam fana Ku coba berhenti Ku lihat titik demi titik Tapi ternyata tak terlihat lagi Titik telah menjadi …

Continue reading

Bayang Hitam

Kelam tak berbentuk Tapi nyata dirimu ada Ku coba raba dengan hati ini Begitu hangat terasa Bayang hitam kelam Dimana ku berada kau selalu ada Di kesunyian kau ada Di keheningan kau pun ada Bayang hitam pergilah kau dari hadapku Tapi kau malah sembunyi dibalik badanku Ku ingin sendiri menikmati tiap hembusan nafas Ku ingin …

Continue reading

Seindah mentari

Pagi itu mentari bersinar terang Tapi mengapa begitu dingin terasa Ada sesuatu terasa hilang Apakah itu ku tak tau Secercah cahaya mentari begitu indah Tapi ku tak mampu menikmatinya Ada apakah ini Sesuatu yang tak ku tahu Melintas sejenak di alam fikirku Termenung sejenak teringat sebuah masa Melihat sesosok yang begitu indah Melihat kenangan yang …

Continue reading

Segera tiba

sayup subuh terdengar ku termenung kembali begitu cepat semua berlalu tak terasa semua telah pergi kehangatan alam dikala itu mengelimuti hati masih tersisa walau tak akan pernah kembali itulah waktu tak akan terputar lagi seuntas kenangan yang telah berlalu sepotong cerita tentang hidup seorang hamba sepintas teringat baru kemarin kau datang selintas terperangah ternyata kau …

Continue reading

Yang ku nanti

perlahan waktu terus berjalan tak terasa kini ku berdiri sendiri menanti waktu yang segera menjemput dingin pagi tak membuat penantian berakhir gelap malam tak mengurungkan untuk pergi terik mentari tak menggoyahkan langkah ini begitu kuat berada di hati entah apa ini disebutnya semangat dan tak kenal menyerah kini ku menghitung hari penantian tak ada 2 …

Continue reading

Programer Berpuisi

Ketika algoritmik pemrograman bersatu maka seperti itu lah hati Lebih rumit dari logika cerdas ataupun fuzzi Benang kusut bak gambar relation database Tak tau RDBMS ataupun flat database Ku menulis dengan notepad ++ Seolah melukis wajahmu seperti array tiga dimensi Ingin kupecah dengan fecth array Tapi apadaya memory full Limit memory ternyata tak sepintar DDR3 …

Continue reading

Rindu

waktu terus berjalan tak pernah sedetik berhenti tak terasa begitu lama ku berjalan kini ku tertegun dalam sunyi menunggu dan menunggu sebentar lagi akan datang penantian sekian lama pasti akan indah bersamamu pasti akan begitu cepat waktu berjalan pasti tak akan terlupakan kehadiranmu benar-benar kunanti berbulan-bulan kupersiapkan diri menyambut bulan nan mulia merindukan ramadhan yang …

Continue reading

Sepotong kisah

Halilintar menyambar-nyambar Anak kecil ditengah sawah menangis ketakutan Kerbau berlari tak tau arah Petani makin kebingungan Dan aku hanya berdiri terdiam Ku lihat seluruh sudut langit yang kelam Menghitam bagaikan malam tanpa rembulan Biar ku tatap wajahmu yang muram Galau entah apa disana Rintik hujan mulai membasahi dedaunan Tak kuasa baju membasah Ku rasakan dingin …

Continue reading