Tag Archive: renungan

Apr 25

Negeriku

Biru langitku Hijau hutanku Kaya lautku Subur tanahku Katanya telah merdeka Katanya negeri kaya raya Katanya tambang kami banyak Katanya batangpun jadi tanaman Tapi bising dimana-mana Tapi polusi dimana-mana Hutanku di bakar Tambangku di jarah Rakyatku melarat Laparku di sisi gedung mewah pejabat Mati rakyatku , kaya pejabatku Mati moral dan hati koruptor negeriku Bandung, …

Continue reading »






Jul 16

merajut tawa dalam kenangan

sepi sunyi malam nan dingin kuteringat hangat pelukmu canda tawamu di hening istanaqu   alam fikirqu melayang jauh seakan ku bersamamu kembali merajut tawa dan hangatmu   tetes air berlinang di wajah semilir angin tak mengeringkan tetes air bayang hangatmu selalu dihati   kugantungkan citaqu setinggi awan gelap dan berat langkah tak ku rasa ku …

Continue reading »






Mar 22

malam kenangan

ketika sunyi ku pandang langit ketika senyap ku lihat rembulan ketika sepi ku tatap bintang ketika itu burung malam berkicau serentak ku palingkan wajah serentak ku lihat burung malam tak terasa begitu lama di sunyi malam tak terasa kenangan masih berbekas di hati malam dirimu panjang tak berbatas, ku ingin malam dirimu hangat bagai selimut, …

Continue reading »






Oct 24

Batu dan senyum

Pagi ku mulai datang Tak seperti biasa itu sungguh berbeda Ku terbangun dan bergegas Ku lihat jam terus bergerak Ku coba melangkahkan kaki di jalan berbatu Perlahan tapi pasti langkah kian jauh Tak ayal kaki mulai lelah Tapi semua harus ku jalani Ini adalah perjuangan Jauh rumah tak ku hirau Waktu padata tak ku kira …

Continue reading »






Oct 23

setitik tetes di dahi

sepi malam tak bertuan sepi mencekam untuk tuan setiap tuan terjaga dalam tidur setiap mimpi yang tersamar di alam angan angin menghembus di tengah lapang angan melayang di ubun-ubun anak kecil lelap dalam dekapan bunda alam sunyi menagis sendiri Dingin malam tuan Dingin pula dalam hati Dingin tertular di dahi Setetes air mengalir di dahi






Oct 19

Angan dan bayang

Angan indah sekali di fikir Begitu sadar ternyata hanya angan Tak inginku segera sadar Tak inginku terbangun dari angan Bayang hitam kelam dan menakutkan Tapi kucoba dekati selalu hilang Itulah bayang begitu kelam tapi tak nyata Angan dan bayang selalu ada di hayalqu Angan dan bayang begitu nyata di fikirqu Angan dan bayang menghiasi mimpiqu …

Continue reading »






Oct 18

Tabir

Tipis tapi cukup berarti Dibalikmu ku merasa aman Dibalikmu ku merasa terlindungi Dibalikmu ada sebuah rahasia Tabir coba dirimu bisa bicara Ketika itu akan terbongkar beribu rahasia Ketika itu akan terbirit-birit berjuta orang Ketika itu akan terbuka terang benderang Bersembunyi dibalikmu begitu nyaman Dirimu diam tak menyapa siapapun Dirimu amanah melindungi tiap rahasia Tapi kini …

Continue reading »






Oct 17

Sayup

Alunan suara yang tak asing ditelinga Merdu sayup terdengar indah Menemani semilir hembusan di hati Sayup-sayup terdengar seolah begitu dekat Sayup-sayup terasa begitu dekat Sayup-sayup dibalik kerinduan di hati






Oct 13

Angin

Berhembus semilir dipagi Menegaklah rambut dan bulu Sepoi menyejukkan hati Angin kemana kau pergi Jauh tak bertepi Bayangmu lenyap di telan semilirmu Sepoi terasa tak pernah hilang Walau semilir telah pergi Tak pergi sepoi tenang di hati Angin kau bawa harum ntah dari mana Ku ingin terbang melihatnya Mengikuti arah dirimu yang terbang






May 22

Fatamorgana

Angin berhembus menggetarkan hati Panas terik tak tertahan Kulihat sekumpulan air disana Begitu menggiur ingin ku datangi Lelah ku berjalan terus menglangkah Tak terasa berat kaki ini Mengapa air tak kunjung ku dapat Selalu menjauh tak tau ujungnya Ku lihat belakang makin menjauh Ku lihat depan air terngiang Ku langkah kedepan air menghilang Ku lihat …

Continue reading »






Older posts «