Tag: puisi

Germerlap Bintang

Langit malam hitam mencekam Berdiri sendiri di alam sunyi Mengaum binatang malam makin mencekam Berdiri bulu kuduk seorang diri Melihat seluas alam Mendengar senandung penghuni malam Berhias cahaya gemerlap bintang Mengarungi panjangnya malam membentang

Syukur di hati

Setitik embun jatuh di pagi hari Menetes di dahi dingin menyejukkan diri Pagi telah pergi perlahan siang datang sendiri Semua berjalan iring berganti Angin datang tapi kita tak meminta Sejuk sekali menentramkan hati Begitu indah nikmat ini Tak terasa sering tak di syukuri Begitu mudah kata mengumpat Begitu mudah menyucap keluh Setetes keringat membuat keluh …

Continue reading

bintang

tinggi dilangit dirimu menawan hati ketika ku lihat seolah kau panggil diriku membuat mataku tak terpejam untuk melihatmu mungkin terasa hangat jika di dekatmu mungkin terasa ingin ku selalu di sampingmu ketika ku tersadar itu hanyalah angan karena ku tak pernah merasakan di dekatmu kerlap-kerlipmu mengetarkan hatiku membuatku semakin rindu padamu membuatku selalu memikirkanmu wahai …

Continue reading

secercah cahaya

Gelap gulita malam mencekam kelam Tak ada cahaya walau secercah saja Ku tengok kanan hitam kelam Ku tengok kiri tetap tanpa cahaya Jalan kelam terus kujalani Setapak melangkah dalam getar takut di hati Langkah lemah mulai terseok Dalam panjangnya lorong Tiba-tiba ku tersentak Terhenti dan terperanjat Setitik cahaya ada diujung Secercah harapan baru akan ku …

Continue reading

renungan malam

dalam sunyi ku tertegun melihat hitamnya langit merenungi indahnya bintang mendengar nyanyian katak malam terlintas betapa seram sunyi itu terlintas betapa indah alam ini terlintas begitu hina diri ini terhanyut dalam relung malam nan indah menyatu dalam tiap dekapan rembulan berteman nyanyian penghuni malam guncangan hebat tiba-tiba datang bukan gempa atau runtuhnya gedung guncangan hebat …

Continue reading

Remang-remang

secercah cahaya kulihat tapi tak begitu terang apa yang terlihat seperti ku mengenal begitu dekat cahaya tak begitu jelas ku lihat maaf ternyata lampu tak begitu terang remang-remang di pinggir jalan melihat orang tentu tak akan jelas atau mungkin hanya lamunang di angan remang-remang sore itu ku berjalan melihat dan menerka apa yang terjadi bayang-bayang …

Continue reading

Kenangan

Mungkin tak begitu berharga kata kenangan Tapi kata ini tak akan hilang dari fikir dan hati Tapi kata ini tak hanyut oleh waktu Kenangan dirimu dihati Kenangan dirimu diangan Kenangan dirimu ada padaku Setetes air mata tak berarti sedih Setetes air mata itu karena syukur Setetes air mata untuk kenangan Dalam keheningan ku dalam kenangan …

Continue reading

Secarik Kertas

Putih bersih dirimu waktu itu Ku nodai dengan tinta-tinta Ku tuliskan beberapa kata di lembarmu Tertulis jelas sekali hingga tak dapat ku hapus lagi Secarik kertas putih Kini kamu sudah tak seputih dulu Kini banyak tulisan di lembaran mu Waktu terus berjalan Tulisan itu masih disana Tapi kini sudah tak terbaca lagi Tulisan tinggal tulisan …

Continue reading

Berputar

Lingkaran adakah tau titik awalnya Ntah berantah tak ku tau titik awalnya Ataupun ku tak tau mana akhirnya Ya hanya melingkar adanya Putar ku putar pena Melingkar seolah tak ada hentinya Berlari pada secarik kertas Berimajinasi di alam fana Ku coba berhenti Ku lihat titik demi titik Tapi ternyata tak terlihat lagi Titik telah menjadi …

Continue reading

Segera tiba

sayup subuh terdengar ku termenung kembali begitu cepat semua berlalu tak terasa semua telah pergi kehangatan alam dikala itu mengelimuti hati masih tersisa walau tak akan pernah kembali itulah waktu tak akan terputar lagi seuntas kenangan yang telah berlalu sepotong cerita tentang hidup seorang hamba sepintas teringat baru kemarin kau datang selintas terperangah ternyata kau …

Continue reading