Tag: iwannof

Oct 26

Aliran air

Mengalir bersama air Tak berarti hanyut oleh air Ku berdiri tegak disini Ku melangkah perlahan disini Menatap ku di petang itu Melihat panasnya dunia Menjadi saksi pertarungan Melihat gelapnya hati orang Perlahan ku melangkah Tak kuat ku ayuh langkah Beratnya hidup penuh dosa Beratnya dosa tak dirasa

Oct 26

Germerlap Bintang

Langit malam hitam mencekam Berdiri sendiri di alam sunyi Mengaum binatang malam makin mencekam Berdiri bulu kuduk seorang diri Melihat seluas alam Mendengar senandung penghuni malam Berhias cahaya gemerlap bintang Mengarungi panjangnya malam membentang

Oct 08

Syukur di hati

Setitik embun jatuh di pagi hari Menetes di dahi dingin menyejukkan diri Pagi telah pergi perlahan siang datang sendiri Semua berjalan iring berganti Angin datang tapi kita tak meminta Sejuk sekali menentramkan hati Begitu indah nikmat ini Tak terasa sering tak di syukuri Begitu mudah kata mengumpat Begitu mudah menyucap keluh Setetes keringat membuat keluh …

Continue reading

Sep 27

bintang

tinggi dilangit dirimu menawan hati ketika ku lihat seolah kau panggil diriku membuat mataku tak terpejam untuk melihatmu mungkin terasa hangat jika di dekatmu mungkin terasa ingin ku selalu di sampingmu ketika ku tersadar itu hanyalah angan karena ku tak pernah merasakan di dekatmu kerlap-kerlipmu mengetarkan hatiku membuatku semakin rindu padamu membuatku selalu memikirkanmu wahai …

Continue reading

Sep 19

secercah cahaya

Gelap gulita malam mencekam kelam Tak ada cahaya walau secercah saja Ku tengok kanan hitam kelam Ku tengok kiri tetap tanpa cahaya Jalan kelam terus kujalani Setapak melangkah dalam getar takut di hati Langkah lemah mulai terseok Dalam panjangnya lorong Tiba-tiba ku tersentak Terhenti dan terperanjat Setitik cahaya ada diujung Secercah harapan baru akan ku …

Continue reading

Sep 12

renungan malam

dalam sunyi ku tertegun melihat hitamnya langit merenungi indahnya bintang mendengar nyanyian katak malam terlintas betapa seram sunyi itu terlintas betapa indah alam ini terlintas begitu hina diri ini terhanyut dalam relung malam nan indah menyatu dalam tiap dekapan rembulan berteman nyanyian penghuni malam guncangan hebat tiba-tiba datang bukan gempa atau runtuhnya gedung guncangan hebat …

Continue reading

Aug 25

Air

Menetes perlahan tapi akhirnya menjadi banyak Itu indah dan bermanfaat Mengalir deras dan sangat lama Itu bisa menjadi musibah Dirimu perlambang kehidupan Setiap hari ku berjumpa denganmu Tak lelah kau menyapaku Tak lelah kau menemaniku Tapi ku lupa sesuatu Tak pernah ku ucap kata terima kasih padamu Tak pernah ku minta maaf padamu Malah ku …

Continue reading

Aug 23

Remang-remang

secercah cahaya kulihat tapi tak begitu terang apa yang terlihat seperti ku mengenal begitu dekat cahaya tak begitu jelas ku lihat maaf ternyata lampu tak begitu terang remang-remang di pinggir jalan melihat orang tentu tak akan jelas atau mungkin hanya lamunang di angan remang-remang sore itu ku berjalan melihat dan menerka apa yang terjadi bayang-bayang …

Continue reading

Aug 21

Kenangan

Mungkin tak begitu berharga kata kenangan Tapi kata ini tak akan hilang dari fikir dan hati Tapi kata ini tak hanyut oleh waktu Kenangan dirimu dihati Kenangan dirimu diangan Kenangan dirimu ada padaku Setetes air mata tak berarti sedih Setetes air mata itu karena syukur Setetes air mata untuk kenangan Dalam keheningan ku dalam kenangan …

Continue reading

Aug 20

Secarik Kertas

Putih bersih dirimu waktu itu Ku nodai dengan tinta-tinta Ku tuliskan beberapa kata di lembarmu Tertulis jelas sekali hingga tak dapat ku hapus lagi Secarik kertas putih Kini kamu sudah tak seputih dulu Kini banyak tulisan di lembaran mu Waktu terus berjalan Tulisan itu masih disana Tapi kini sudah tak terbaca lagi Tulisan tinggal tulisan …

Continue reading