Jul 08

Sepotong kisah

Halilintar menyambar-nyambar
Anak kecil ditengah sawah menangis ketakutan
Kerbau berlari tak tau arah
Petani makin kebingungan
Dan aku hanya berdiri terdiam

Ku lihat seluruh sudut langit yang kelam
Menghitam bagaikan malam tanpa rembulan
Biar ku tatap wajahmu yang muram
Galau entah apa disana

Rintik hujan mulai membasahi dedaunan
Tak kuasa baju membasah
Ku rasakan dingin mencekam jiwa
Menaklukkan amarah di hati

Rintik hujan tak hilang segera
Dingin merasakan dirimu menyelimuti alam
Katak tertawa menikmatimu
Tapi ku hanya bisa merenung ntah apa yang terjadi

Sepotong kisah kini tetap berjalan
Anak kecil menangis disawah
Bersama lari kerbau tak jelas kemana
Dan aku terdiam merenung