Sep 12

renungan malam

dalam sunyi ku tertegun
melihat hitamnya langit
merenungi indahnya bintang
mendengar nyanyian katak malam

terlintas betapa seram sunyi itu
terlintas betapa indah alam ini
terlintas begitu hina diri ini

terhanyut dalam relung malam nan indah
menyatu dalam tiap dekapan rembulan
berteman nyanyian penghuni malam

guncangan hebat tiba-tiba datang
bukan gempa atau runtuhnya gedung
guncangan hebat dalam qalbu yang sunyi
mencari tempat berlabuh yang hakiki

kesunyian malam benar-benar menggila
tetes embun mengalir indah di dedaunan berirama
menghiasi tiap relung jiwa yang sepi
menuju sebuah kehidupan hakiki