Apr 01

Renungan Cobaan Nikmat

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.(QS. Al Anbiyaa’ : 21)

Sahabat sekalian pagi ini mari kita merenung dari sebuah ayat diatas. Terkadang kita merasa betapa berat cobaan jika cobaan itu adalah keburukan bagi kita. Tapi sebenarnya cobaan yang paling berat adalah cobaan kebaikan yang ada pada diri kita :

1. Cobaan Ilmu

“Allah akan meninggikan orang-orang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. (QS.Al Mujadalah:11).

Ayat ini begitu jelas menegaskan bahwa ilmu adalah diberi oleh ALLAH, tapi terkadang kita merasa sombong ketika diberi sedikit ilmu padahal ilmu ALLAH lebih luas dan mulia, Banyak orang berilmu yang menjadi hina karena tidak syukur pada ALLAH.

2. Cobaan Harta

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” (QS. Al Baqarah : 195)

Ketika harta menghinakan manusia ingatkah kisah Karun yang dihinakan dengan hartanya dimasukkan ke bumi beserta hartanya.Baca QS. Al Qashash ayat 78-81.

3. Cobaan Kedudukan

“Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.” (QS Al An’aam : 6)

Dari ayat ini telah kita di ingatkan bahwa kedudukan akan bisa membinasakan kita sendiri, bnyak orang  yang lupa bahwa kedudukan akan diminta pertanggungjwaban olehNYA.
4. Cobaan Waktu

“Sebaik-baik manusia adalah orang yang diberi umur panjang, dan ia pergunakan untuk berbuat kebaikan yang sebanyak-banyaknya. Dan sejahat-jahat manusia adalah orang yang diberi umur panjang, akan tetapi dipergunakan untuk berbuat kejahatan dan kerusakan. “ (HR. Ahmad).

Terkdang kita tidak sadar menghambur-hamburkan waktu untuk hal sia-sia. Sperti sebuah pepatah konyol “Muda senang-senang, tua kaya raya mati masuk surga” menjadi sebuah slogan untuk senang-senang, foya-foya tanpa memikirkan kedepan waktu tak akan kembali lagi.
5. Cobaan Pujian

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?. Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,orang-orang yang berbuat riya dan enggan (menolong dengan) barang berguna .” (Qs Al Al Maa´uun 1-7)

Disini dijelaskan bahwa orang riya’ (melakukan sesuatu karena mengharap pujian ) termasuk orang yang mendustakan agama. Sehingga klau kita di puji , jangan sampai pujian itu merubah hati kita menjadi tidak ikhlas dalam bertindak. Karena pujian itu bisa menjeruskan kita pada kerusakan diri kita sendiri.

6. Cobaan Fisik

Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: “Marilah ke sini.” Yusuf berkata: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung. Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih. (QS Yusuf 11-12)

Yusuf diuji dengan ketampanannya dan beliau berhasil dengan imannya, mungkin selama ini diantara kita ada yang pernah salah karena tidak mampu seperti Yusuf ataukah malah membanggakan fisik kita serta menghina saudara yang mempunyai keterbatasan. Mari kita jadikan kisah ini sebuah pelajaran berharga.

Semoga bermanfaat, Maha Benar Allah dengan semua karuniaNYA. Jika ada salah mohon masukkan karena kesempurnaan hnya padaNYA.