Jun 05

Begitu kecil

Ketika pagi datang
Mentari malu-malu dari peraduannya di ufuk timur
Begitu indah nian wajah nya di atas langit
Secercah cahaya indah lagi tak panas

Hem…………………
Malukah mentari yang begitu besar
O ternyata mentari masih malu-malu karena dia hanya mentari
Masih banyak bintang yang lebih terang darinya
Masih banyak yang lebih besar darinya

Waduh rembulanpun mulai sembunyi takut melihat mentari
Cahaya bulan sayup perlahan memudar dan menghilang
Ayam jantan berteriak kegirangan melihat mentari pagi datang dan rembulan pergi
Burung-burung terbang tak jelas arah kemana

Ternyata indah ya
Tapi hanya dalam hayalan saja
Kini ayam telah hilang
Burung pergi kemana
Mentari tak secerah dulu bisa kuliah tubuhnya seutuhnya
Gedung tinggi menutup tubuh indah mentari

Ya ini lah era modern
Gedung tinggi menjulang
Kendaraan berlalu lalang
Tapi moral juga ikut pergi bersama burung yang ntah kemana
Tapi perasaan juga hilang seiring kicaunya yang tak terdengar lagi

Kemanakah mereka sahabat
Kemana burung, ayam, moral, perasaan dan …………………..
Apakah nanti anak cucu masih bisa melihat mereka
Ya biar lah waktu melindas mereka kata orang-orang berdasi itu
Sedangkan tangis anak-anak di kolong jembatan mengaum membuat bulu kuduk berdiri

Ku berdiri
Ku bandingkan diri ku dengan ayam
Tenyata aq besar
Dengan burung
Begitu besar aq
Dengan bulan
Tak ada apa-apanya
Dengan mentari
Semakin kecil saja
Dengan saudara-saudara mentari
Aq makin tak tau

Tapi mengapa aq dan orang-orang disana …..
Begitu congkak dan berbuat sesukanya
O manusia kecil tapi tak tau diri