23 October 2012 archive

Oct 23

setitik tetes di dahi

sepi malam tak bertuan sepi mencekam untuk tuan setiap tuan terjaga dalam tidur setiap mimpi yang tersamar di alam angan angin menghembus di tengah lapang angan melayang di ubun-ubun anak kecil lelap dalam dekapan bunda alam sunyi menagis sendiri Dingin malam tuan Dingin pula dalam hati Dingin tertular di dahi Setetes air mengalir di dahi