29 January 2011 archive

Dingin

Sunyi mencekam Dibalik gelapnya malam Suara alam menghiasi telinga Menjadi pelipur dahaga Sepi seperti tak bertepi Dingin seperti angin Tak ayal ku hanya menggigil Karena bisu tak mampu memanggil Bungkam karena begitu mencekam Hnya muram yang mengkelam Tak ada senyum dan sapa Tak ada cahaya dibalik jendela

Palsu

Gelap dan terang Siang dan malam Suka dan duka Semua adalah tak akan henti berakhir Gelapnya malam tertelan oleh datangnya mentari di ufuk timur Melihat nya seperti keping-keping hancur Tak ayal ayam pun berteriak Gegap gempita walaupun serak Bayang-bayang tak pernah ada Fatamorgana tak pernah ada Hanya hitam yang pekat Hanya air yang serasa dekat …

Continue reading