2 August 2010 archive

Pengantin

Janur kuning di depan rumah Alunan nada mengiringinya Hiasan indah nan megah Berjajar tertata rapinya Hari indah telah datang Dua insan berbahagia Berdampingan senyum dipandang Tersirat roman bahagia Pengantin berjubahkan megah Menanti tamu yang datang Senyum tak berhenti merekah Begitu indah dipandang <!—Selamat menempuh hidup baru sahabatqu yang berbahagia—>

Teringat masa itu

Rombongan tahlil dan tahmid menggema Suara itu terus mengalun Tak henti teriring kaki melangkah Teriring syahdu isak tangis mengiringi Keranda jenazah pun melangkah beroda manusia Harta yang ada tinggal sia-sia Hanya amal yang mendampinginya Hanya do’a mengiringinya