July 2010 archive

Berjalan tertatih

Kaki tua itu mulai bergerak Menyusuri jalanan sempit Tak lelah dia tertatih Tak lelah dia terjatuh Tak ada satu matapun tertuju padanya Tak melirik satu pandangpun padanya Tak tersapa satu ucappun untuknya Tak ada senyum secuilpun untuknya Tapi kaki itu tetap melangkah Merajut perjuangan demi setapak Menuju satu arah yang pasti Dengan satu niat yang …

Continue reading

Angin sumilir

Ketika ku tengok kanan-kiri Ketika kulihat depan dan belakang Ku lihat banyak orang mengeluh Ku lihat banyak wajah pucat putus asa Angin sumilir sepoi menghinggap di dadaku Semilirnya tak terkira menembus kalbuku Kuhirup dalam hingga lega nafasku Ku tak ingin lepas begitu saja nikmatku Ku fikir dan ku cerna Mengapa mereka masih berkeluh Mengapa mereka …

Continue reading

Arti rencana

Rencana, kata yang mudah diucap Rencana, begitu mudah ditulis Rencana, begitu berat diwujudkan Angin sepoi menggoda rencana dan menerbangkannya Atau aq yang tak kuat berpegang pada dahan pohon Atau dahan pohon yang begitu lemah untuk tumpuan Begitu beratkah rencana itu … Ku hanya dapat bermimpi dan berencana Ketika ku bangun hilanglah rencana itu Ketika ku …

Continue reading

Detak dan Detik

Alunan music memekak telinga Sunyi nya diri tak terbantahkan Suara itu menggema di telinga Semilir hembusan angin menembus qalbu Mengiasi sebuah kesunyian

angin bicara

Sepoi angin menerpaqu Dingin menusuk relung qalbu Tak berbekas luka secuil Tak tergores segaris dikulit Betapa halus sisa di hati Betapa dalam membekas di hati Sepoi angin begitu dalam Sepoi angin yang bicara

Waktu

Ketika dia berjalan Ketika dia berlari Ku hanya dapat menatapnya Ku hanya dapat merasakannya atau malah ku tak sadar di buatnya atau malah ku terlupa olehnya

Nikmat dan Dosa

Ketika hujan turun Ketika itu Kau turunkan nikmatMu Ya Rabb, begitu indah nikmatMu Ya Rabb, begitu banyak nikmatMu Tak mungkin ku hitung dgn air laut untuk tintanya Tak mungkin ku tulis di debu pasir gurun sebagai lembaran kertasnya

Khumaira

warna pemberani warna kebanggaan warna mempesona Khumaira, ibu umat Islam berpipi merah Senyum dan perjuangan nya tak akan termakan zaman Dirimu cerdas, lincah dan berwawasan luas Khumaira tetap ada walau zaman tlah berubah Sahabat jadilah khumaira muda Sahabat umat mendambakan khumaira khumaira…..

Mawar Putih

Indah nian untuk dilihat Harum nian untuk dicium Duri menyelimutimu Tangkaimu menusuk jariqu Walau qu hanya dapat menatapmu Walau hanya dalam anganqu Walau hanya dalam mimpiqu Walau hanya dihatiqu

Cinta

Cinta hakiki adalah cinta pada penggenggam nadi Cinta yang tulus adalah cinta pada penggenggam nadi Cinta yang membangunkan diwaktu sang ayam berkokok di malamMu Cinta yang membuat menangis dalam sujud sepiqu Betapa rindu ingin ku sujud dihadapMu Betapa rindu ingin ku mengadu padaMu Semoga tak ada cinta yang menodai cinta padaMu Semoga cinta ini tak …

Continue reading